1.1.a.6. Demonstrasi Kontekstual - Modul 1.1
Tujuan
Pembelajaran Khusus: Peserta mendesain strategi dalam
mewujudkan pemikiran KHD - 'Pendidikan yang Berpihak pada Murid' - sesuai
dengan Konteks Diri Murid dan Sosial Budaya di daerah asal (karya demonstrasi
kontekstual dalam video, atau infografis atau puisi atau lagu, dll).
Anda mendesain
sebuah strategi dalam mewujudkan pemikiran KHD - ‘Pendidikan yang Berpihak pada
Murid’ - dalam sebuah karya (video pendek, komik, lagu, puisi, dll) dan
mempublikasikan sebagai wujud pemahaman, pemaknaan dan penghayatan yang Anda
praktekkan dari pemikiran filosofis Ki Hadjar Dewantara.
Karya Anda menjadi sebuah demonstrasi kontekstual bagaimana pemikiran Ki Hadjar
Dewantara dikembangkan dan diterapkan di kelas dan sekolah asal Anda.
Instruksi penugasan:
Pengantar
Metafora
atau perlambang menjadi salah satu cara yang efektif untuk memahami sebuah
konsep yang rumit. Filosofi KHD mengenai asas Tri-Kon dapat dilambangkan
sebagai sistem tata surya, di mana murid digambarkan sebagai planet yang
mengorbit pada matahari (simbol nilai kemanusiaan) dalam garisnya
masing-masing. Setiap planet berevolusi dengan kecepatan yang berbeda-beda,
namun tak pernah berhenti bergerak (Syahril, 2018).
Selain metafora, cara lain untuk mengabadikan pemahaman
dan pengalaman belajar kita adalah dengan karya seni. Jadi, mengapa kita tidak
menciptakan sesuatu yang menarik mengenai filosofi pendidikan KHD? Membuat
lagu, puisi, gambar, poster metafora, atau karya apapun tentu akan
menyenangkan.
Penugasan
- Buatlah satu karya
(karikatur, infografis, video pendek, komik, lagu, puisi, dll) untuk
menggambarkan pemikiran filosofis KHD sesuai dengan pengetahuan dan
pengalaman baru yang Anda peroleh.
- Karya itu merupakan
sebuah perumpamaan yang Anda gunakan sebagai wujud kontekstual pemahaman
Anda terhadap pemikiran-pemikiran KHD.